Maluku Utara Sukses Pacu Ekspor Nontambang, Ini Sederet Pendorongnya

- Pewarta

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERNATE – Provinsi Maluku Utara sepanjang 2025 berhasil meningkatkan secara signfikan ekspor komoditas nontambang. Selain daya saing produk yang menguat, sejumlah faktor lainnya juga menjadi kunci pendorongnya.

Berdasarkan laporan Bea Cukai Ternate, kinerja ekspor komoditas nontambang dari Maluku Utara sepanjang tahun lalu bertumbuh 36,9% secara year-on-year (YoY) dibandingkan tahun sebelumnya menjadi US$16,53 juta.

Kepala Bea Cukai Ternate Jaka Riyadi menyampaikan bahwa pertumbuhan ekspor tersebut merupakan hasil dari penguatan koordinasi, pendampingan berkelanjutan, serta peningkatan kualitas layanan kepabeanan.

“Capaian ini merupakan hasil dari Sinergi Ekspor Maluku Utara, yaitu kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam mendorong kelancaran kegiatan ekspor,” ujar Jaka, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, Sinergi Ekspor Maluku Utara tidak hanya berfokus pada peningkatan volume ekspor, tetapi juga mendorong ekspor yang berkelanjutan dari sisi kepatuhan, keberlanjutan usaha, serta pemanfaatan sumber daya secara bertanggung jawab.

Dalam kurun waktu 2021 hingga 2025, kinerja ekspor nontambang Maluku Utara menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten. Hal ini tidak terlepas dari semakin optimalnya peran komoditas unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar internasional.

Bea Cukai Ternate berperan aktif dalam memberikan asistensi dan pendampingan kepada pelaku usaha agar siap memenuhi persyaratan ekspor serta standar pasar global.

Keberhasilan Sinergi Ekspor Maluku Utara juga tercermin dari meningkatnya jumlah eksportir aktif.

Sepanjang  2025, tercatat sebanyak tujuh eksportir aktif yang secara rutin melakukan ekspor non-tambang. Jumlah ini menunjukkan tren peningkatan yang berkelanjutan sejak 2021.

Jaka Riyadi menjelaskan bahwa pertumbuhan jumlah eksportir aktif menjadi indikator keberhasilan program dalam membangun kapasitas pelaku usaha lokal.

“Pertambahan eksportir aktif menunjukkan bahwa Sinergi Ekspor Maluku Utara tidak hanya mendorong transaksi ekspor sesaat, tetapi membangun kapasitas pelaku usaha agar mampu menembus pasar internasional secara berkelanjutan,” jelas Jaka.

Dari sisi komoditas, Bea Cukai Ternate melalui Sinergi Ekspor Maluku Utara berhasil mengoptimalkan potensi unggulan daerah.

Komoditas yang diekspor antara lain kepiting bakau, udang ronggeng, tuna beku, wood pellet, serta komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi seperti kerapu sunu.

Selain itu, pada 2025 mulai tercatat komoditas baru, yakni pelagis dan mace, sebagai hasil dari upaya diversifikasi ekspor daerah.

Melalui Sinergi Ekspor Maluku Utara, Bea Cukai Ternate berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem ekspor yang inklusif dan berkelanjutan.

Ke depan, sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai devisa, memperluas akses pasar internasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Maluku Utara secara berkelanjutan.

 

Berita Terkait

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT
Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK
Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi
Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH
Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi
Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor
KPK Temukan 28 Persen indikasi Pungli di SPMN se-Indonesia, Inspektorat Bojonegoro Perketat Pengawasan
Wagub Jambi: Lima Ranperda inisiatif DPRD beri manfaat positif

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 14:10

Korupsi nikel Kejagung sita Rp401 miliar dari PT CNI

Selasa, 1 September 2026 - 14:05

KPK sita rumah anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy di Jakarta Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:57

Badan Pemeriksa Keuangan catat Rp2,17 miliar harus dipulihkan Pemerintah Kabupaten Banggai

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:13

KPK panggil lima ASN BPK Jadi Saksi, usai geledah rumah anggota BPK Bobby Rizaldi

Senin, 13 Juli 2026 - 11:49

Imigrasi cegah eks Jampidsus keluar negeri usai ditetapkan tersangka

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:08

Tim Anggaran Kabupaten Bekasi tindak lanjuti opini hasil audit BPK RI

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:00

MK Tolak Permohonan Anggota PBB atas UU Partai Politik

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:57

Hery Susanto Jalani Sidang Perdana Kasus Nikel Pekan Depan

Berita Terbaru

Opini

Bahlil, AMPI dan Komitmen Kerakyatan yang Manusiawi

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:36