Kawentaran ?Kata Pengamat Politik dan Kebijakan Pemerintah soal Gen Z Melek Politik: Suara Anak Muda itu Penentu Masa Depan

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blitar,- Generasi muda di Blitar diminta tidak bersikap sinis terhadap dunia politik. Meski kerap kecewa dengan kasus korupsi maupun janji politik yang tidak ditepati, suara anak muda tetap dinilai memiliki peran penting.

Pengamat politik dan kebijakan, Putri Cinta Mei mengatakan, rasa skeptis yang muncul di kalangan Gen Z umumnya dipicu oleh ketidakpercayaan terhadap elite politik dan kebijakan yang dianggap tidak sesuai dengan realitas masyarakat.“Banyak anak muda merasa suara mereka belum benar-benar didengar. Itu yang memunculkan sikap sinis terhadap politik praktis,” ujarnya.

Meski demikian, tingginya partisipasi pemilih muda pada Pemilu 2024 menunjukkan bahwa generasi muda sebenarnya masih memiliki harapan terhadap perubahan.Menurutnya, anak muda saat ini lebih tertarik pada isu yang langsung berkaitan dengan realita kehidupan, seperti lapangan pekerjaan, kualitas pendidikan, lingkungan, kesehatan mental, hingga ekonomi digital.

Karena itu, generasi muda seharusnya tidak hanya dijadikan objek pendulang suara saat momentum politik tiba, tetapi juga perlu dilibatkan langsung dalam proses perumusan kebijakan publik.

Di Blitar, salah satu langkah yang dinilai penting ialah menghadirkan forum pelajar maupun ruang aspirasi anak muda agar mereka dapat menyampaikan gagasan.”Gen Z harus diberi ruang untuk ikut menentukan kebijakan, bukan hanya diminta memilih saat pemilu. Satu suara memang kecil, tetapi kalau jutaan Gen Z sadar dan aktif, itu bisa mengubah arah pembangunan di masa depan,” ujarnya.

Berita Terkait

Pimpin Apel HSN di Riau, Gus Muhaimin Bidik Santri Jadi Jawaban atas Krisis Bangsa
KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun
Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata
Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT
Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK
Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi
Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH
Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20