Menhan Resmikan Pabrik Prekursor Baterai di KEK Setangga, Dorong Hilirisasi dan Penguatan Pertahanan Nasional

- Pewarta

Minggu, 18 Januari 2026 - 00:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAH BAMBU – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin meresmikan pabrik bahan prekursor baterai milik PT Anugerah Barokah Energi Baru (ABEB) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Setangga, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (13/1/2026). Peresmian ini menandai langkah strategis penguatan hilirisasi industri mineral bernilai tambah sekaligus dukungan terhadap kemandirian industri pertahanan nasional.

PT ABEB merupakan perusahaan terafiliasi jaringan CNGR Group yang bekerja sama dengan Jhonlin Group, milik pengusaha nasional H. Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Perusahaan ini berfokus pada produksi *ternary precursor* berbasis nikel, bahan penting dalam rantai pasok baterai lithium untuk kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi.

Dalam sambutannya, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan apresiasi atas terobosan industri pengolahan dalam negeri yang dinilainya memberikan manfaat langsung bagi sistem pertahanan negara.

Menurutnya, pengembangan sumber daya alam melalui hilirisasi tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun dan memperkuat industri pertahanan nasional.

Baca Juga : Servis Motor Gratis, AHM Dukung Pemulihan Dampak Banjir Sumatera

“Pada 2026, produksi bahan baku baterai ini diharapkan menjadi terobosan strategis bagi Indonesia dalam mendukung penguasaan teknologi, termasuk teknologi pertahanan. Hilirisasi yang transparan menunjukkan kontribusi nyata industri terhadap kepentingan pertahanan nasional,” ujar Sjafrie, dikutip dari situs resmi KEK, Kamis (15/1/2026).

Pabrik PT ABEB memiliki kapasitas produksi hingga 20.000 ton ternary precursor per tahun. Produk ini merupakan bahan perantara utama dalam pembuatan material katoda baterai lithium, yang memegang peranan penting dalam pengembangan industri kendaraan listrik dan energi masa depan.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Dewan Nasional KEK Rizal Edwin Manansang mengatakan, realisasi investasi di KEK Setangga terus menunjukkan kinerja positif. Hingga Triwulan III 2025, KEK Setangga mencatat realisasi investasi sebesar Rp4,7 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 3.001 orang, menjadikannya salah satu KEK dengan pertumbuhan investasi tertinggi sepanjang 2025.

Ia menambahkan, beroperasinya PT ABEB diharapkan memperkuat capaian tersebut melalui multiplier effect bagi perekonomian daerah, antara lain peningkatan nilai ekspor, penciptaan lapangan kerja, tumbuhnya industri pendukung dan jasa logistik, serta mendorong alih teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.

“KEK Setangga ditargetkan menjadi episentrum industri di wilayah tengah Indonesia dengan total rencana investasi mencapai Rp67,69 triliun dan potensi penciptaan lebih dari 78.000 lapangan kerja hingga 2053,” ujar Rizal.

Baca Juga : Hino Pertahankan Market Leader Medium Duty Truck

Chairman CNGR Deng Wei Ming menegaskan komitmen perusahaan dalam menjalankan operasional yang patuh terhadap regulasi dan berwawasan lingkungan. Setelah beroperasi penuh, pabrik PT ABEB diproyeksikan menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja langsung dan tidak langsung.

“Kami berkomitmen menerapkan teknologi produksi bersih, menjunjung perlindungan lingkungan, serta berkontribusi aktif dalam pengembangan industri energi baru dan terbarukan di Indonesia melalui kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan,” kata Deng.

Dengan berkembangnya aktivitas industri di KEK Setangga, kawasan ini diharapkan menjadi kontributor strategis dalam pencapaian Visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan industri pengolahan bernilai tambah, transformasi struktur ekonomi nasional, serta peningkatan peran Indonesia dalam rantai pasok global industri berbasis teknologi dan energi masa depan.

Peresmian pabrik PT ABEB turut dihadiri sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan strategis, di antaranya Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, jajaran Dewan Nasional KEK, pimpinan CNGR dan Jhonlin Group, serta perwakilan badan usaha pengelola KEK Setangga.

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Gelar Kurban Akbar, Ribuan Paket Daging Dibagikan ke Masyarakat
Buperta Cibubur Raup Surplus Rp 2,17 Miliar, Dari Kemah Pramuka hingga Rekreasi
Relawan Ahmad Irawan Tabur Benih Ikan di Aliran Sungai Kecamatan Ampelgading
Kementerian HAM tegaskan hak untuk dilupakan tidak hapus berita di media
Batu Bara Masih Raja, Energi Bersih Jalan di Tempat
KPK panggil Kadinkes Ponorogo hingga pengusaha Pacitan sebagai saksi
Musisi Ade Govinda lebih suka sajian daging kambing saat Idul Adha
DPR RI Minta Kaji Ulang HPL Bank Tanah di Lembah Napu

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:18

Sekda Sulsel sebut rekomendasi BPK jadi acuan tata kelola pemda

Senin, 25 Mei 2026 - 12:36

UIN STS Jambi Matangkan Persiapan Kurban Idul Adha 1447 H, WR II Pimpin Rapat Koordinasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:31

Pengamat Bilang Interpelasi Hanya Akan Berujung Jawaban Formalitas

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:26

Kawentaran ?Kata Pengamat Politik dan Kebijakan Pemerintah soal Gen Z Melek Politik: Suara Anak Muda itu Penentu Masa Depan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:12

Pemkot Medan segera tindaklanjuti rekomendasi BPK RI terkait LKPD

Senin, 18 Mei 2026 - 12:55

Program Kemaslahatan NU Care-LAZISNU dan BPKH Serahkan Mobil Layanan ke Pesantren An-Nawawi 02 Magelang

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:24

TGH Hazmi Hamzar Gabung, PSI NTB Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Jumat, 24 April 2026 - 13:26

Kukuhkan Pengurus Se-NTB, Bintang Muda Indonesia Siap Birukan Bumi Gogoranca untuk Pemilu 2029

Berita Terbaru