Pengamat Politik Adi Prayitno: Fenomena Viral Lagu MBG Jadi Keuntungan Politik bagi Golkar

- Pewarta

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,– Fenomena viral lagu “MBG” yang dikaitkan dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia dinilai memberikan keuntungan politik bagi Partai Golkar.

Pengamat politik Adi Prayitno menyebut popularitas yang muncul dari lagu tersebut telah menempatkan Bahlil sebagai salah satu figur politik yang paling sering diperbincangkan publik saat ini.

Menurut Adi, tidak banyak ketua umum partai politik yang memiliki tingkat keterkenalan hingga menjadi bahan nyanyian masyarakat sehari-hari.

“Suka tidak suka ini menguntungkan bagi Golkar, per hari ini nyaris tidak ada ketua umum partai politik di luar Pak Prabowo Subianto yang setiap hari dinyanyikan dan dilagukan, kecuali Pak MBG, Mas Bahlil Ganteng,” kata Adi Prayitno, kepada wartawan, di Jakarta, Senin, (1/6/2026).

Adi menilai fenomena tersebut menjadi sesuatu yang positif bagi Golkar. Meski awalnya lagu itu diduga muncul sebagai bentuk sindiran terhadap kinerja Bahlil, namun situasi tersebut justru berbalik menjadi keuntungan politik.

“Itu suatu hal menurut saya sesuatu yang positif, mungkin banyak yang awalnya ingin menyindir secara satir melalui lagu-lagu terhadap kinerja Pak Bahlil, tetapi ini kan menegaskan bahwa Golkar, termasuk juga Pak Bahlil, mampu membalikan situasi yang dulunya agak sedikit negatif kemudian menjadi sifatnya positif,” ujarnya.

Adi mengatakan, Bahlil kini telah menjadi salah satu tokoh yang mendapat sorotan besar dalam percakapan politik nasional. Popularitas itu bahkan telah menjangkau berbagai kalangan usia.

“Di berbagai kesempatan saya bilang, per hari ini Pak Bahlil harus diakui menjadi salah satu spotlight politik yang terus diperbincangkan. Jangankan kita-kita, anak kecil sekarang nyanyinya MBG. MBG aja judulnya,” katanya.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia itu menilai jika fenomena tersebut mampu dikelola dengan baik, maka dapat menjadi modal politik penting bagi Golkar menjelang Pemilu 2029.

“Tentu, kalau ini bisa dikapitalisasi oleh kawan-kawan Golkar menuju 2029, bukan tidak mungkin, bukan hanya di Jakarta yang bertambah, tapi di tempat-tempat lain ini akan memberikan peluang politik bagi Golkar,” tuturnya.

Menurut Adi, salah satu faktor penting dalam politik adalah tingkat keterkenalan dan intensitas pembicaraan publik terhadap figur maupun partai politik.

“Karena kan salah satu poin penting dalam politik sering dibicarakan. Kalau sudah sering dibicarakan biasanya masuk ke hati dan datang ke TPS apa yang dia nyanyikan, dan itu yang harus dijaga sebenarnya oleh kawan-kawan Golkar,” jelasnya.

Meski demikian, Adi menegaskan bahwa fenomena tersebut masih perlu dibuktikan efektivitasnya dalam jangka panjang.

Menurut dia, tantangan berikutnya adalah menjaga agar popularitas yang telah terbentuk dapat terus bertahan hingga momentum politik mendatang.

“Dan ini saya kira adalah modal politik yang luar biasa, tinggal diuji apakah dalam kurun waktu tiga tahun ini, nyanyian lagu MBG ini bisa mengalahkan lagu-lagu yang lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Puspoll Indonesia Nilai Reformasi BGN Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Program MBG
Harga emas di Pegadaian serentak turun Jumat pagi
KPK geledah kediaman Silmy Karim eks Wamen Imipas
GAKESLAB INDONESIA Peduli Baduy: Wujud Kepedulian Industri Alat Kesehatan Untuk Kesehatan Masyarakat Pedalaman
Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana
Menteri LH ingatkan pembangunan tanggul laut sia-sia tanpa perubahan perilaku di darat
Riyan Hidayat: BM PAN harus jadi rumah besar pergerakan anak muda
Kasus Hanania Travel Telan Rp12 Miliar, DPR Desak Pembalikkan dana Total Uang Jemaah

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:23

Puspoll Indonesia Nilai Reformasi BGN Penting untuk Menjaga Kepercayaan Publik terhadap Program MBG

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:49

Harga emas di Pegadaian serentak turun Jumat pagi

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:46

KPK geledah kediaman Silmy Karim eks Wamen Imipas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:51

GAKESLAB INDONESIA Peduli Baduy: Wujud Kepedulian Industri Alat Kesehatan Untuk Kesehatan Masyarakat Pedalaman

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:16

Menteri LH ingatkan pembangunan tanggul laut sia-sia tanpa perubahan perilaku di darat

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:11

Riyan Hidayat: BM PAN harus jadi rumah besar pergerakan anak muda

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:00

Kasus Hanania Travel Telan Rp12 Miliar, DPR Desak Pembalikkan dana Total Uang Jemaah

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:17

Kemnaker fasilitasi 15 skema sertifikasi kompetensi bagi alumni magang

Berita Terbaru

Pekerja menunjukkan emas batangan di Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/9/2025). Pada hari Selasa 2 September 2025 harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang turun Rp 2.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.011.000 per gram menjadi Rp 2.009.000 per gram. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/foc.

Nasional

Harga emas di Pegadaian serentak turun Jumat pagi

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:49

Nasional

KPK geledah kediaman Silmy Karim eks Wamen Imipas

Jumat, 5 Jun 2026 - 14:46