Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Semarang dan Pati

- Pewarta

Selasa, 14 April 2026 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang,- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Prof Abdul Mu’ti meresmikan secara simbolis bantuan revitalisasi 45 satuan pendidikan, program hasil terbaik cepat (PHTC) inisiatif Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Semarang. Peresmian ditandai penandatanganan plakat oleh menteri dan diserahkan kepada perwakilan sskolah di kompleks SMP Plus Al Ittihad, Poncol, Bringin, Senin (13/4/2026) siang.

Menurut Mendikdasmen, pemerintah menjalankan program revitalisasi dan digitalisasi, untuk meningkatkan mutu pembelajaran di tingkat dasar dan menengah.

“Kita harus tetap optimis mengatasi persoalan learning loss, untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Disampaikan, pada 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp16,9 triliun untuk revitalisasi lebih dari 16 ribu satuan pendidikan. Selain itu, juga diserahkan Interactive Flat Panel (IFP) untuk pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.

Sedangkan pada 2026, lanjutnya, disediakan anggaran Rp11,4 triliun untuk revitalisasi satuan pendidikan. Sedangkan penambahan IFP direncanakan dilakukan untuk semua kelas.

Ditanya wartawan soal Tes Kemampuan Akademik (TKA), Menteri Abdul Mu’ti menjawab, TKA untuk mengetahui pencapaian proses pendidikan dan bukan penentu kelulusan. TKA bermakna untuk memetakan mutu pendidikan. Nantinya, akan dilakukan analisis hasil TKA untuk mengetahui kelemahan dan kelebihannya.

“Data hasil analisis akan menjadi dasar penentuan kebijakan (pendidikan) atau data base policy,” tandasnya.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, ada 45 satuan pendidikan di Kabupaten Semarang yang menerima dana revitalisasi tahun 2025. Total dana yang diterima mencapai Rp13,6 miliar lebih.

“Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat untuk membantu menciptakan pelayanan pendidikan yang nyaman,” ujarnya.

Beberapa satuan pendidikan yang menerima dana revitalisasi di Kabupaten Semarang, di antaranya SMP Pangudi Luhur Ambarawa, SDN Candi 2 Bandungan, SMP Muhammadiyah Suruh, TKN Pembina 02 Ungaran Barat, dan SMKN 1 Tuntang. Selain itu, juga SDN 1 Mluweh Ungaran Timur, SDN Gedong 2 Banyubiru, SMP IT Darul Fikri Bawen, dan SMP Plus Al Ittihad Poncol Bringin. Ada pula SMAN 1 Pabelan dan SMK NU Suruh.

Sebelumnya, Mendikdasmen juga telah meresmikan revitalisasi 90 satuan pendidikan di Kabupaten Pati dengan total anggaran mencapai Rp67 miliar, di SMP Negeri 8 Pati, Minggu (12/4/2026).

Selain itu, pada tahun ini Kabupaten Pati juga kembali mendapatkan program revitalisasi, untuk sekitar 19 sekolah yang terdampak bencana.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra menyampaikan, pihaknya akan terus mengupayakan tambahan revitalisasi, mengingat masih terdapat sejumlah sekolah dengan kondisi bangunan lama yang perlu perhatian.

“Rencana kami akan mengadakan evaluasi semua sekolah, untuk melihat apakah gedung-gedung tersebut masih layak atau tidak. Kami juga akan membentuk tim untuk mengecek langsung kondisi tempat belajar mengajar,” jelasnya.

Dia berharap, program revitalisasi ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Pati.

“Kami berharap, melalui dukungan ini kualitas pendidikan di Kabupaten Pati semakin meningkat, sehingga ke depan mampu menghasilkan generasi penerus yang unggul, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkas Chandra.

Berita Terkait

Pemred Award 2026 Anugerahkan Gavriel Novanto sebagai Tokoh Muda Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Bantu Membangun Sejumlah Fasilitas Penunjang di Desa Wisata Kiarasari ‎
Nobar PKB Meriah! Cak Imin Prediksi Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026
MKD DPR RI Perkuat Sinergi dengan Polri untuk Pengawasan Etik Anggota DPR RI
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
DPR RI Dorong Percepatan Perluasan BPJS Ketenagakerjaan Wajib Menyentuh Pekerja Non-Formal, Desa, dan Guru Ngaji
Kekeringan Meluas, Komisi V Minta Pemda Antisipasi Krisis Air Bersih
Jannah Firdaus Travel Tegaskan Legalitas dan Rekam Jejak, Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Senin, 8 Juni 2026 - 11:57

KPK Temukan 28 Persen indikasi Pungli di SPMN se-Indonesia, Inspektorat Bojonegoro Perketat Pengawasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:56

Wagub Jambi: Lima Ranperda inisiatif DPRD beri manfaat positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:53

Wali Kota Kupang Hadiri Peringatan HLUN 2026 Bersama Mensos RI

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:38

Relawan Ahmad Irawan Tabur Benih Ikan di Aliran Sungai Kecamatan Ampelgading

Berita Terbaru

Internasional

AS hantam puluhan target militer Iran dekat Hormuz

Rabu, 15 Jul 2026 - 13:01