Kisah Fandi Menjadi Sorotan Publik, Komisi III DPR RI Turun Tangan

- Pewarta

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Ibu Anak Buah Kapal (ABK) Fandi Ramadhan, Nirwana hingga sujud di hadapan pimpinan Komisi III DPR RI demi memperjuangkan keadilan putranya.

Fandi Ramadhan menjadi salah satu ABK yang ditangkap Tim Gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bea Cukai serta TNI Angkatan Laut (AL) dalam operasi narkoba seberat 1,9 ton.

Fandi Ramadhan satu dari enam ABK yang ditangkap di Kapal Sea Dragon di perairan Indonesia.

Namun demikian dalam persidangan, Fandi Ramadhan bersikeras mengaku tidak tahu bahwa muatan kapal yang dibawanya merupakan sabu seberat 1,9 ton.

Pasalnya Fandi baru bekerja tiga hari sebelum akhirnya ditangkap pihak berwenang.

Saat hendak mendapatkan pekerjaan sebagai ABK, Fandi sempat mengeluarkan uang Rp2,5 juta agar bisa mendapatkan pekerjaan tersebut.

Naas, Fandi justru merasa dijebak lantaran muatan yang awalnya dikira minyak goreng ternyata sabu seberat 1,9 ton.

Namun demikian Jaksa Penuntut Umum (JPU) tetap menuntut Fandi dengan hukuman terberat yakni tuntutan hukuman mati.

Kisah Fandi pun menjadi sorotan publik hingga Komisi III DPR RI turun tangan.

Komisi III DPR RI mengundang orang tua Fandi Ramadhan dan kuasa hukumnya dalam rapat dengar pendapat (RDP).

Saat RDP tersebut, Ibu Fandi kemudian tiba-tiba bersujud di hadapan Ketua Komisi III Habiburokhman.

Habiburokhman pun yang melihat hal tersebut kemudian membantu Ibu Fandi, Nirwana agar bangun.

Pun sejumlah anggota DPR RI lainnya membantu agar Nirwana bangun.

Nirwana pun menolak bangun dan terus menangis sambil bersujud di hadapan Habiburokhman.

Berita Terkait

Cegah Konflik Tenurial Berulang, Masyarakat Bojong Koneng dan Pecinta Lingkungan Minta Evaluasi Perizinan Wisata di Blok Cisadon
Dugaan Sindikat Jual Beli Hutan Negara di Blok Cisadon, Perhutani Didesak Bongkar Oknum Internal
Kasus Tata Kelola Nikel Kejagung Ringkus Mantan Sekjen ESDM
RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat
Rakor Bersama KPK,Bupati, dan Ketua DPRD Madina Teken MOU Pencegahan Anti Korupsi
DPR RI: OTT Pejabat BPN Harus Jadi Momentum Bersihkan Mafia Tanah
KPK: Pemanggilan Nusron Wahid tergantung kebutuhan penyidik
KPK OTT Tangkap Presdir PT Summarecon Agung

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20