Soroti Pelecehan di Pesantren, Cak Imin Minta Pemda Buka Hotline Aduan

- Pewarta

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menyoroti maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan pondok pesantren (ponpes). Ia meminta pemerintah daerah (pemda) membuka saluran pengaduan atau hotline khusus terkait pelecehan seksual di lingkungan pendidikan.

Keprihatinan sekaligus arahan tersebut disampaikan Muhaimin saat menghadiri Temu Nasional Pondok Pesantren bertajuk “Gerakan Pesantren Anti-Kekerasan Seksual” yang digelar DPP PKB di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, Senin (18/5/2026).

“Saya sangat prihatin, bersedih, dan tidak diam. Segelintir pesantren mencemarkan nama baik pesantren-pesantren lain, yang tidak pernah punya rekam jejak negatif,” ujar Muhaimin atau yang kerap disapa Cak Imin.Sebagai langkah pencegahan, Cak Imin menekankan pentingnya pembekalan mengenai hak-hak pribadi di seluruh lembaga pendidikan, baik pesantren maupun sekolah umum. Menurutnya, edukasi tersebut penting untuk melindungi anak-anak dari potensi kekerasan seksual.

“Apa itu hak-hak pribadi? Hak tubuh. Hak tubuh terutama untuk siswa-siswi, santri. Bahkan di beberapa negara sejak TK sudah diajari hak-hak tubuh yang tidak boleh disentuh oleh siapa pun,” katanya.

Ia juga mendorong pemda membuka layanan hotline atau saluran darurat khusus untuk pelaporan kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Selain itu, ia berharap ada sosialisasi menyeluruh mengenai penanganan pelecehan seksual di lingkungan lembaga pendidikan.

“Kepada pemda, kita minta betul-betul membuka hotline, mensosialisasikan, menjaga kinerja pemerintahan dengan lembaga pendidikan,” tambah Cak Imin.Cak Imin berharap Temu Nasional Pondok Pesantren dan gerakan anti-kekerasan seksual tersebut dapat menjadi rujukan bersama bagi seluruh lembaga pendidikan di Indonesia, tidak hanya pesantren.

Acara yang diselenggarakan PKB itu juga dihadiri Nasaruddin Umar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, serta perwakilan Bareskrim Polri Kombes Pol Nurul Azizah. Hal itu sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

Berita Terkait

Pemred Award 2026 Anugerahkan Gavriel Novanto sebagai Tokoh Muda Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Bantu Membangun Sejumlah Fasilitas Penunjang di Desa Wisata Kiarasari ‎
Nobar PKB Meriah! Cak Imin Prediksi Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026
MKD DPR RI Perkuat Sinergi dengan Polri untuk Pengawasan Etik Anggota DPR RI
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
DPR RI Dorong Percepatan Perluasan BPJS Ketenagakerjaan Wajib Menyentuh Pekerja Non-Formal, Desa, dan Guru Ngaji
Kekeringan Meluas, Komisi V Minta Pemda Antisipasi Krisis Air Bersih
Jannah Firdaus Travel Tegaskan Legalitas dan Rekam Jejak, Tempuh Jalur Hukum atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Senin, 8 Juni 2026 - 11:57

KPK Temukan 28 Persen indikasi Pungli di SPMN se-Indonesia, Inspektorat Bojonegoro Perketat Pengawasan

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:56

Wagub Jambi: Lima Ranperda inisiatif DPRD beri manfaat positif

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:53

Wali Kota Kupang Hadiri Peringatan HLUN 2026 Bersama Mensos RI

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:38

Relawan Ahmad Irawan Tabur Benih Ikan di Aliran Sungai Kecamatan Ampelgading

Berita Terbaru

Internasional

AS hantam puluhan target militer Iran dekat Hormuz

Rabu, 15 Jul 2026 - 13:01