Harga Beras Melonjak di Tengah El Nino, Komisi IV Wanti-Wanti Aksi Spekulan

- Pewarta

Rabu, 16 September 2026 - 10:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,– Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB, Rina Saadah, mendesak pemerintah segera mengambil langkah antisipatif untuk mengamankan stok serta kelancaran distribusi beras secara merata di Indonesia. Langkah ini dinilai mendesak menyusul lonjakan harga beras di pasar eceran yang bertepatan dengan ancaman ancaman El Nino hingga awal 2027.

“Kenaikan harga beras di tengah ancaman El Nino harus segera diantisipasi pemerintah. Jangan sampai kondisi ini berkembang menjadi persoalan yang lebih besar, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Rina di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Rina menegaskan kenaikan komoditas pangan pokok ini tidak boleh dipandang sebatas urusan perdagangan semata, melainkan ancaman langsung terhadap ketahanan pangan dan inflasi nasional. Hambatan rantai pasokan dari tingkat penggilingan hingga pasar eceran daerah harus segera dituntaskan agar tidak memicu ketimpangan harga antarwilayah. “Kalau stok terbatas dan distribusi tidak lancar, harga akan semakin mudah naik. Jangan sampai beras tersedia secara nasional, tetapi di daerah tertentu masyarakat kesulitan mendapatkan harga terjangkau,” tegasnya.

Sorotan Komisi IV DPR juga mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) per pekan kedua September 2026. Data mencatat harga rata-rata nasional beras medium eceran naik 0,67 persen menjadi Rp14.630 per kilogram, sementara beras premium merangkak naik 0,6 persen menjadi Rp16.480 per kilogram.

“Jangan menunggu harga semakin tinggi baru kemudian pemerintah bergerak. Kenaikan yang terjadi sekarang harus menjadi peringatan agar langkah antisipasi dilakukan sejak awal,” kata Rina menyikapi data BPS tersebut.

Selain penguatan rantai pasok, Rina mendorong pemerintah dan satgas terkait memperketat pengawasan di lapangan guna mencegah timbulnya aksi penimbunan. Kejelasan data pasokan krusial untuk memastikan kenaikan harga murni akibat faktor cuaca, bukan karena ulah spekulan pasar. “Pemerintah harus memastikan kenaikan harga benar-benar akibat produksi, bukan permainan distribusi atau spekulasi yang merugikan masyarakat. Pengawasan di pasar eceran maupun gudang harus diperketat,” urainya.

Legislator asal Jabar ini meminta Kementerian Pertanian dan Bulog segera memetakan daerah rawan krisis pangan untuk penyaluran operasi pasar secara cepat. Skema intervensi sejak dini diyakini mampu menjaga daya beli warga dari dampak lonjakan harga kebutuhan pokok. “Pemerintah harus memetakan daerah yang rawan kekurangan pasokan dan memastikan distribusi menjangkau wilayah tersebut. Intervensi harga harus sampai ke level masyarakat bawah sebelum melonjak lebih jauh,” pungkas Rina.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20