Adde Rosi Dorong Kesempatan Kesetaraan Akses Perempuan dalam Kepemimpinan Parlemen

- Pewarta

Senin, 8 Juni 2026 - 11:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI, Adde Rosi Khoerunnisa, menegaskan bahwa upaya membangun parlemen yang responsif gender tidak semata-mata berfokus pada peningkatan jumlah perempuan di lembaga legislatif. Lebih dari itu, parlemen harus mampu menjamin kesempatan yang setara bagi perempuan untuk menduduki posisi strategis dan berperan dalam proses pengambilan keputusan.

Pernyataan tersebut disampaikan Adde saat memberikan intervensi dalam Sesi 5 IPU Global Conference of Women Parliamentarians yang berlangsung pada Rabu (3/6/26).

“Diskusi seputar keterwakilan perempuan tidak hanya sekedar keanggotaan, namun juga keterwakilan kepemimpinan dalam struktur parlemen,” tegas Politisi Partai Golkar tersebut dalam keterangan yang diterima wartawan di Jakarta, Minggu (7/6/26).

Menurut Adde, penguatan budaya parlementer yang inklusif dan berpihak pada kesetaraan gender merupakan langkah yang tidak dapat ditunda. Ia menilai berbagai hambatan yang dihadapi perempuan dalam politik kerap hadir dalam bentuk yang tidak kasat mata, seperti stereotip mengenai kepemimpinan, ketimpangan ekspektasi terkait tanggung jawab keluarga, hingga terbatasnya akses perempuan terhadap jaringan politik informal.

Karena itu, ia menekankan pentingnya solidaritas dan kerja sama lintas partai di antara anggota parlemen perempuan untuk memperkuat posisi perempuan dalam politik.

“Inilah sebabnya mengapa kolaborasi lintas partai di antara anggota parlemen perempuan tetap penting, tidak hanya untuk advokasi, namun juga untuk pendampingan, dukungan kelembagaan, dan perluasan peluang bagi pemimpin perempuan lainnya,” tutur Adde Rosi.

Lebih lanjut, Adde berpandangan bahwa parlemen harus mengambil peran aktif dalam mengubah norma dan budaya sosial yang masih membatasi partisipasi perempuan. Melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, parlemen memiliki pengaruh besar dalam menentukan apakah stereotip gender akan terus dipertahankan atau justru dihapuskan melalui kebijakan publik.

Ia juga menyoroti pengalaman Indonesia dalam mendorong perlindungan terhadap perempuan dan penanganan kekerasan berbasis gender. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan kesetaraan gender hanya dapat dicapai melalui kebijakan yang terintegrasi lintas sektor, bukan melalui program yang berdiri sendiri.

“Oleh karena itu, melindungi partisipasi perempuan dalam politik bukanlah isu sektoral. Masalahnya adalah kualitas demokrasi, legitimasi kelembagaan, dan tata kelola yang efektif,” pungkasnya.

Dalam pandangan Adde, peningkatan partisipasi dan kepemimpinan perempuan di parlemen menjadi elemen penting untuk memperkuat demokrasi yang inklusif, representatif, dan mampu menjawab kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20