Seskab Teddy: Tak Bebani APBN, Kelebihan Biaya Lawatan Presiden Dibayar Prabowo

- Pewarta

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memberikan penjelasan tegas sekaligus koreksi atas masukan yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto.

Teddy memastikan, seluruh biaya yang melebihi pagu anggaran negara ditanggung sepenuhnya secara pribadi oleh Presiden.

Pernyataan ini disampaikan Teddy melalui akun resmi Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (1/6/2026), sebagai tanggapan langsung setelah dirinya disebut oleh Dino Patti Djalal.

Teddy memulai tanggapannya dengan apresiasi, namun kemudian meluruskan fakta yang dianggap perlu diperjelas.

“Terima kasih atas masukan yang diberikan, sangat cermat dan terstruktur. Saya akui beliau adalah diplomat hebat, pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar tiga bulan,” ujar Teddy membuka tanggapannya.

Mengenai isu pembiayaan yang kerap menjadi sorotan publik, Seskab menegaskan bahwa tidak ada satu pun biaya berlebih yang dibebankan kepada kas negara.

Segala keperluan yang melebihi ketentuan anggaran resmi, seluruhnya ditanggung sendiri oleh Presiden Prabowo.

“Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo. Tidak membebani rakyat maupun keuangan negara,” tegasnya.

Selain soal biaya, Teddy juga menyinggung jumlah rombongan yang ikut serta dalam setiap kunjungan. Ia menegaskan, komposisi delegasi masa kini jauh lebih ramping dibandingkan periode pemerintahan sebelumnya, bahkan memangkas jumlah hingga lebih dari separuhnya.

Menurut data yang disampaikan Teddy, pada masa sebelumnya jumlah rombongan sekali berangkat ke luar negeri bisa mencapai lebih dari 120 orang.

Namun di bawah kepemimpinan Prabowo, angka tersebut dipangkas drastis menjadi hanya sekitar 50 hingga 60 orang saja.

“Kalau dulu sekali ke luar negeri bisa lebih dari 120 orang – zaman Pak Dino seperti itu. Nah, sekarang di bawah Presiden Prabowo maksimal hanya 50 sampai 60 orang. Hal ini sudah diketahui banyak pihak, termasuk para wartawan yang sering mendampingi perjalanan dinas,” ungkapnya.

Langkah pemangkasan jumlah rombongan dan tanggung jawab pembiayaan pribadi ini, menurut Teddy, merupakan bentuk efisiensi dan komitmen Presiden agar setiap kunjungan kenegaraan berjalan efektif, hemat, dan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam menggunakan uang negara.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20