IHSG berpotensi volatil didorong sentimen domestik dan global

- Pewarta

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis berpotensi bergerak volatil didorong oleh sentimen dari domestik dan global.

IHSG dibuka menguat 47,99 poin atau 0,76 persen ke posisi 6.366,49. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 4,28 poin atau 0,68 persen ke posisi 634,96.

“IHSG diperkirakan masih bergerak volatil dalam jangka pendek,” sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari dalam negeri, pada perdagangan kemarin, IHSG sempat rebound menjelang pidato Presiden Prabowo Subianto di DPR, namun, sentimen berbalik negatif menyusul pernyataan pemerintah terkait rencana tata kelola ekspor satu pintu untuk komoditas strategis melalui BUMN ekspor.

Kebijakan tersebut memicu kekhawatiran investor terhadap potensi intervensi pemerintah, perubahan mekanisme perdagangan, serta risiko penurunan fleksibilitas pelaku usaha, terutama pada sektor batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO).

Dari sisi makro, Bank Indonesia (BI) melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) secara mengejutkan menaikkan BI-Rate sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen, sebagai langkah stabilisasi rupiah di tengah tekanan eksternal dan meningkatnya volatilitas global akibat tensi geopolitik Timur Tengah.

Kebijakan tersebut berhasil mendorong penguatan nilai tukar Rupiah, namun, kenaikan suku bunga turut meningkatkan kekhawatiran terhadap perlambatan pertumbuhan ekonomi domestik dan cost of funding korporasi.

Dari mancanegara, penurunan harga minyak lebih dari 5 persen terjadi setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump mengenai kemajuan negosiasi AS dengan Iran, sehingga memicu harapan meredanya risiko geopolitik Timur Tengah dan berpotensi menurunkan tekanan inflasi global.

Kondisi tersebut mendorong yield Treasury AS tenor 10 tahun turun lebih dari 9 bps, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi multi-tahun akibat kekhawatiran inflasi dan potensi kebijakan moneter The Fed yang lebih hawkish.

Meski sentimen pasar saham AS membaik, risalah rapat The Fed tetap menunjukkan nada hawkish, yang mana mayoritas pejabat membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan apabila inflasi tetap tinggi akibat konflik geopolitik dan kenaikan harga energi.

Secara keseluruhan, penguatan bursa Wall Street memberikan ruang positif bagi aset berisiko global, namun volatilitas diperkirakan tetap tinggi seiring ketidakpastian arah suku bunga AS, geopolitik Timur Tengah, serta sustainability euforia AI global.

Pada perdagangan Rabu (20/5) kemarin, bursa saham Eropa kompak menguat, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 2,09 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,99 persen, indeks DAX Jerman menguat 1,38 persen, serta indeks CAC 40 Prancis melemah 1,70 persen.

Bursa AS Wall Street juga kompak menguat pada Rabu (20/5), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 1,31 persen, indeks S&P 500 menguat 1,08, dan indeks Nasdaq Composite menguat 1,66 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 2.158,59 poin atau 3,61 persen ke 61.963,00, indeks Shanghai menguat 31,79 poin atau 0,76 persen ke 4.193,97, indeks Hang Seng menguat 29,88 poin atau 0,12 persen ke 25.681,00, dan indeks Strait Times menguat 19,92 poin atau 0,39 persen ke 5.064,83.

 

Berita Terkait

Demi Jaga Stabilitas Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik terkait Ekonomi , Ini Kata Pengamat
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Dinilai Sarat Tekanan Fiskal dan Risiko Struktural
Intip Harga emas Antam hari ini meroket
Lihat Harga Emas Antam, Galeri24 dan USB

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:18

Sekda Sulsel sebut rekomendasi BPK jadi acuan tata kelola pemda

Senin, 25 Mei 2026 - 12:36

UIN STS Jambi Matangkan Persiapan Kurban Idul Adha 1447 H, WR II Pimpin Rapat Koordinasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:31

Pengamat Bilang Interpelasi Hanya Akan Berujung Jawaban Formalitas

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:26

Kawentaran ?Kata Pengamat Politik dan Kebijakan Pemerintah soal Gen Z Melek Politik: Suara Anak Muda itu Penentu Masa Depan

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:12

Pemkot Medan segera tindaklanjuti rekomendasi BPK RI terkait LKPD

Senin, 18 Mei 2026 - 12:55

Program Kemaslahatan NU Care-LAZISNU dan BPKH Serahkan Mobil Layanan ke Pesantren An-Nawawi 02 Magelang

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:24

TGH Hazmi Hamzar Gabung, PSI NTB Bidik Kemenangan Pemilu 2029

Jumat, 24 April 2026 - 13:26

Kukuhkan Pengurus Se-NTB, Bintang Muda Indonesia Siap Birukan Bumi Gogoranca untuk Pemilu 2029

Berita Terbaru