Rupiah melemah seiring pernyataan “hawkish” dari The Fed

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAkarta,- Nilai tukar rupiah pada Kamis pagi bergerak melemah 94 poin atau 0,53 persen menjadi Rp17.856 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.762 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menilai pelemahan kurs rupiah dipengaruhi pernyataan hawkish dari The Fed (Federal Reserve).

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah di kisaran di Rp17.730 – Rp17.810 dipengaruhi oleh faktor global keputusan suku bunga The Fed tadi malam yang tidak berubah dan statement The Fed yang hawkish dimana suku bunga akan tinggi dan lama memupus harapan penurunan suku bunga satu kali di tahun ini, serta meningkatkan index dollar tembus di atas 100,” ungkapnya kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.

Mengutip Anadolu, The Fed memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tetap pada kisaran 3,5-3,75 persen.

Keputusan tersebut menandai pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed di tengah ancaman inflasi, guncangan pasokan energi, hingga ketidakpastian geopolitik akibat konflik di Timur Tengah.

The Fed menegaskan untuk mempertahankan cadangan yang cukup dalam sistem perbankan dan mengatakan bahwa hal itu akan memberikan stabilitas harga.

Adapun sentimen dari domestik dipengaruhi potensi Bank Indonesia (BI) akan menahan suku bunga acuan.

“BI diperkirakan akan menahan suku bunga acuan pada RDG (Rapat Dewan Gubernur) BI siang ini walaupun masih ada ruang kenaikan lagi di bulan depan,” ujar Rully.

Berita Terkait

Rupiah pada Rabu pagi melemah jadi Rp17.730 per dolar AS
Selasa ini harga tiga jenama emas di Pegadaian serempak turun
Anggota Komisi VI DPR RI Ida Nurlaela usul PTPN kembangkan bioetanol dari sorgum
IHSG Senin dibuka Anjlok ke 6,063
Kejagung serahkan Rp1,02 triliun hasil pemulihan aset kepada Kemenkeu
IHSG melemah dipicu kombinasi sentimen domestik dan global
Pengamat Ekonomi: ekspor satu pintu SDA upaya menata pasar atau mengendalikan pasar?
PIHPS: Harga cabai rawit Rp75.650/kg, telur ayam Rp30.400/kg

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20