Wakil Ketua Komisi X DPR RI : Perkuat Sinergi, Tegaskan Guru sebagai Profesi Strategis

- Pewarta

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menggelar media gathering bersama sejumlah media nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi publik dan membangun sinergi yang konstruktif antara parlemen dan media.

Dalam pertemuan tersebut, Kurniasih menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan pendidikan. “Media bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi mitra penting dalam memastikan kebijakan benar-benar berpihak kepada masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, komunikasi yang terbuka akan memperkuat kualitas kebijakan yang dihasilkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, khususnya Komisi X.

Menyoroti kebijakan zonasi dalam sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), Kurniasih menyampaikan perlunya evaluasi yang berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa semangat pemerataan harus tetap dijaga, namun implementasinya perlu lebih adaptif. “Zonasi tidak boleh menghadirkan ketidakadilan baru. Kita ingin sistem ini benar-benar memberikan akses pendidikan yang merata sekaligus adil bagi semua,” katanya.

Terkait maraknya kasus kekerasan di layanan daycare, Kurniasih menekankan pentingnya peran aktif pemerintah dalam memberikan perlindungan maksimal bagi anak. Ia menyebut bahwa penguatan regulasi dan pengawasan harus menjadi prioritas. “Anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman. Standardisasi dan sertifikasi pengasuh menjadi langkah penting agar kualitas layanan daycare terjamin,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kurniasih secara khusus menegaskan posisi guru sebagai profesi strategis. Ia menyampaikan bahwa guru tidak boleh lagi dipandang sekadar sebagai pekerjaan, melainkan sebagai profesi yang memiliki peran fundamental dalam pembangunan bangsa. “Guru adalah pilar utama pendidikan. Kita harus menempatkan guru sebagai profesi yang bermartabat, dengan jaminan kesejahteraan, kepastian status, dan pengembangan kompetensi yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kondisi guru honorer yang masih menghadapi berbagai keterbatasan. Menurutnya, diperlukan langkah konkret untuk memberikan kepastian dan keadilan. “Tidak boleh ada lagi ketidakpastian berkepanjangan bagi guru honorer. Mereka telah berkontribusi besar dan harus mendapatkan perhatian serius dari negara,” lanjutnya.

Menanggapi isu penghapusan program studi di perguruan tinggi, Kurniasih mengingatkan pentingnya kehati-hatian dalam mengambil kebijakan. Ia menekankan bahwa setiap langkah harus berbasis kajian yang komprehensif. “Penataan program studi memang diperlukan untuk menjawab tantangan masa depan, tetapi tidak boleh mengorbankan akses pendidikan dan keberagaman keilmuan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, Kurniasih berharap terbangun kesamaan perspektif antara DPR dan media dalam menyikapi berbagai isu pendidikan. Ia juga mengajak media untuk terus menjadi mitra kritis dan konstruktif. “Kolaborasi yang kuat antara DPR dan media akan melahirkan kebijakan yang lebih berkualitas dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tutupnya.

Kegiatan media gathering ini menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan komunikasi publik yang lebih transparan, inklusif, dan berdampak, sekaligus memperkuat sinergi parlemen dan media dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20