Guna Mempercepat Banjir Bupati Lamongan Usulkan Modifikasi Cuaca

- Pewarta

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Timur,- Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengusulkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca untuk mempercepat penanganan banjir yang masih menggenangi puluhan desa di wilayahnya.

Usulan tersebut disampaikan saat audiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Timur di Kantor BMKG Juanda Surabaya.

“Kami mengusulkan agar modifikasi cuaca dapat dilakukan di Lamongan, khususnya di wilayah dengan genangan cukup tinggi, sehingga kondisi segera membaik dan masyarakat bisa kembali beraktivitas,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Lamongan, Jawa Timur, Rabu.

Ia menjelaskan banjir di Lamongan telah berlangsung sekitar empat bulan dan berdampak pada 44 desa di lima kecamatan. Bahkan di sejumlah titik ketinggian air masih mengalami peningkatan.

Menurut dia, genangan belum dapat surut secara maksimal karena aliran air tertahan oleh tingginya muka air laut dan Bengawan Solo yang lebih tinggi dibandingkan aliran sungai di kawasan terdampak.

Sementara itu, Kepala BMKG Provinsi Jawa Timur Taufiq Hermawan menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca direncanakan mulai dilaksanakan pada 16 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi.

Ia menambahkan pelaksanaan modifikasi cuaca akan mempertimbangkan dinamika atmosfer yang terus dipantau BMKG. Apabila kondisi memungkinkan, operasi tersebut dapat dilakukan di wilayah Lamongan untuk membantu mengurangi intensitas curah hujan.

 

BPBD Provinsi Jawa Timur bersama BMKG juga menekankan pentingnya informasi cuaca yang akurat sebagai dasar dalam menentukan langkah antisipasi dan penanganan bencana secara tepat.

Berita Terkait

Pimpin Apel HSN di Riau, Gus Muhaimin Bidik Santri Jadi Jawaban atas Krisis Bangsa
KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun
Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata
Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT
Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK
Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi
Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH
Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20