AHY Safari Ramdahan Ke Ma’had Islam Rafiatul Akhyar Institute

- Pewarta

Senin, 23 Februari 2026 - 23:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten,- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pembangunan nasional tidak semata-mata berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan nilai, karakter, dan integritas. Penegasan itu disampaikan saat Safari Ramadan di Ma’had Islam Rafiatul Akhyar Institute (MIRA Institute), Pandeglang, Banten, Sabtu (21/2/2026).

Didampingi Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, Menko AHY bersilaturahmi dan berdiskusi bersama Ustaz Adi Hidayat. Kunjungan ini menjadi ruang dialog antara pemerintah dan ulama dalam merespons tantangan pembangunan bangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam sambutannya, Menko AHY menyampaikan Ramadan menjadi momentum refleksi dan penguatan niat dalam menjalankan amanah publik.

“Ini adalah momen yang spesial. Di bulan suci Ramadan, kita tidak hanya menyambung silaturahim, tetapi juga melakukan refleksi, kontemplasi, dan membasuh hati,” ujar Menko AHY.Mendapat Penguatan Moral
Menko AHY mengaku mendapatkan penguatan moral dari diskusi tersebut.

“Kalau diminta memberikan motivasi, sebetulnya saya yang dimotivasi oleh Pak Ustaz. Dalam waktu yang singkat, beliau menyampaikan banyak hal yang penuh makna, nilai filosofi, dan kebenaran yang bersumber dari Alquran dan Hadis,” tuturnya.

Menurut Menko AHY, kepemimpinan memerlukan fondasi spiritual agar setiap kebijakan berpijak pada keadilan dan kemaslahatan. Tantangan dalam proses pengabdian harus dimaknai sebagai bagian dari perjuangan yang lebih besar.

“Ketika kita merasa berat menjalani proses dan perjuangan, ingatlah kita mendedikasikan semua itu untuk masyarakat luas. InsyaAllah, Allah SWT akan membalas dan menaikkan derajat kita,” ucapnya.

Dalam konteks tugas Kemenko Infra mengoordinasikan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan, Menko AHY menekankan keadilan sosial sebagai prinsip utama. Penyelesaian persoalan agraria, pembangunan jalan, jembatan, bendungan, perumahan, serta penguatan konektivitas nasional harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan karakter bangsa.

Ia menilai sinergi ulama dan umara menjadi fondasi moral dalam menghadirkan solusi kebangsaan.

“Saya meyakini jika ulama dan umara kokoh bersatu dalam sinergi dan kolaborasi, saling mengingatkan, serta terus bertafakur dan mawas diri, pembangunan akan memiliki arah yang lebih kuat dan bermakna,” kata Menko AHY kepada awak media.

Lebih lanjut Menko AHY juga mengapresiasi MIRA Institute sebagai model pendidikan yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi. Meski usianya masih muda, institusi ini berpotensi menjadi Center of Excellence yang mencetak ulama-ulama masa depan Indonesia,” tambahnya.

Pembangunan Fisik dan Penguatan Spiritual
Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan penguatan spiritual dalam arah kebangsaan.

“Mencoba menyeimbangkan narasi pembangunan kebangsaan dengan dasar intelektualitas dan fisikal, serta ditopang kekuatan spiritual yang kokoh,” ujarnya.

Safari Ramadan ini menegaskan pembangunan nasional harus menghadirkan keseimbangan antara infrastruktur yang berdampak dan pembinaan nilai serta integritas. Sinergi pemerintah dan ulama diharapkan menjadi pijakan kokoh dalam mewujudkan pembangunan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut turut hadir Hj. Eneng Inayatin, Ketua Yayasan MIRA Institute; Syeikh Muhammad Ali Muhammad Ismail, Al Azhar; Syeikh Yusuf Al Amin, Kulliyaah Da’wah Al Islamiyyah, Libya; dan Syeikh Abdul Adzim Yunus Muhammad, Kulliyaah Da’wah Al Islamiyyah, Libya. Menko AHY juga didampingi Staf Khusus Menko Jovan Latuconsina, Herzaky Mahendra Putra, dan Arif Rachman.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20