Dukung Kebijakan DHE SDA, Syafruddin PKB : Masukan Investor Tetap Perlu Didengar

- Pewarta

Senin, 18 Mei 2026 - 12:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,- Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Syafruddin mendukung langkah Pemerintah dalam memperketat kebijakan retensi Devisa Hasil Ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) serta rencana penyesuaian tarif royalti mineral dan batu bara (minerba). Kebijakan ini dinilai sangat strategis untuk memperkuat ketahanan fiskal dalam negeri dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Udin ini mengingatkan pemerintah tidak menutup mata terhadap keluhan dan masukan dari para investor, termasuk yang dilayangkan oleh Kamar Dagang China baru-baru ini. Menurutnya, pemerintah harus mampu merumuskan langkah mitigasi agar instrumen perlindungan fiskal ini tidak sampai mengganggu iklim investasi nasional.

“Kebijakan menahan 50 persen DHE SDA di bank milik negara selama satu tahun dan penyesuaian royalti adalah langkah berani yang harus kita dukung demi kedaulatan ekonomi nasional. Kita butuh pasokan valas tetap berada di dalam ekosistem keuangan kita untuk menahan tekanan terhadap Rupiah. Namun, kita juga harus bijaksana. Pemerintah perlu mendengarkan kalkulasi dari para pelaku usaha agar operasional investasi mereka tidak mandek akibat masalah likuiditas,” ujar Syafruddin di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Merespons kekhawatiran pelaku usaha China terkait pembekuan arus kas (cash flow), Udin mendorong perbankan BUMN untuk memberikan insentif bunga yang bersaing atau fasilitas pembiayaan modal kerja khusus (back-to-back loan) dengan jaminan dana DHE yang ditahan tersebut. “Dengan begitu, likuiditas operasi jangka panjang perusahaan tidak terganggu sehingga investor juga ada jaminan jika mereka tidak akan merugi dengan kebijakan DHE,” ujarnya.

Terkait rencana kenaikan tarif royalti dan bea keluar minerba yang dikhawatirkan mendongkrak biaya produksi hilirisasi nikel, Udin meminta pemerintah menerapkan skema progresif dan adaptif. Kebijakan royalti sebaiknya dikaitkan dengan fluktuasi harga komoditas global, sehingga saat harga pasar sedang turun, beban investor tidak terlampau berat.

Legislator asal Kalimantan Timur ini menegaskan bahwa hilirisasi industri yang sukses membutuhkan rasa saling percaya antara negara dan investor. Indonesia berhak mendapatkan bagian keuntungan yang adil (fair share) dari eksploitasi kekayaan alamnya untuk membiayai APBN, tetapi kepastian hukum dan kenyamanan berbisnis bagi investor tetap menjadi pilar utama yang harus dijaga.

“Kita ingin investasi yang masuk ke Indonesia benar-benar membawa dampak kesejahteraan bagi rakyat, salah satunya lewat kontribusi fiskal dan cadangan devisa yang kuat. Melalui dialog yang konstruktif dengan Kamar Dagang China dan mitra investor lainnya, kita yakin pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo bisa menemukan formula mitigasi yang tepat. Fiskal kita aman, investasi pun tetap tumbuh subur,” pungkas Udin.

 

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20