Program Unggulan Kemendikdasmen Tuai Apresiasi, Abdul Mu’ti Dinilai Visioner

- Pewarta

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terassenayan.com, Jakarta –  Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan BEM UIN Sunan Ampel Surabaya (4/5) bersama Cendekia Madani bersama sukses menyelenggarakan seminar nasional bertajuk “Menata Fondasi Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Seminar ini menghadirkan narasumber kompeten, di antaranya Budy Sugandi (Direktur Eksekutif Cendekia Madani dan Alumni Doktoral jurusan Education Leadership and Management Southwest University China), Auliya Ridwan (Pakar Pendidikan dan Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya), serta Iksan K. Sahri (Peneliti dan Dosen Pascasarjana UIN Sunan Ampel), dengan moderator Anis Sukmawati. Diskusi berlangsung dinamis, mengangkat berbagai perspektif strategis terkait arah transformasi pendidikan Indonesia.

Dalam forum ini, para pembicara mendedah permasalah Pendidikan yang dihadapi saat ini dan memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, atas kepemimpinan dan berbagai terobosan kebijakan yang dinilai progresif dan berdampak luas bagi peningkatan kualitas pendidikan nasional.

Sejumlah program unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi sorotan utama, di antaranya revitalisasi sekolah yang berfokus pada peningkatan sarana dan prasarana pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Selain itu, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun karakter peserta didik sejak dini melalui pembiasaan nilai-nilai positif.

Para narasumber juga menekankan pentingnya implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran, yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, reflektif, dan kontekstual. Sementara itu, Program Beasiswa ADEM (Afirmasi Pendidikan Menengah) diapresiasi sebagai bentuk nyata komitmen pemerintah dalam membuka akses pendidikan yang lebih luas dan berkeadilan, khususnya bagi pelajar dari keluarga kurang mampu dan daerah afirmasi.

Dalam sesi pemaparan, masing-masing pembicara menyampaikan pandangan sekaligus apresiasi terhadap arah kebijakan Kemdikdasmen:

Budy Sugandi menyampaikan “Program revitalisasi sekolah yang dijalankan Kemdikdasmen menunjukkan keseriusan negara dalam menghadirkan lingkungan belajar yang layak dan bermutu. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi fondasi penting bagi lahirnya ekosistem pendidikan yang berkeadilan dan berdaya saing,” Papar Budy yang juga merupakan co-chairman G20 untuk pemuda (Y20).

Sementara itu, Auliya Ridwan menekankan pentingnya penguatan karakter melalui kebiasaan positif. Ia menyatakan, “Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah langkah visioner. Pendidikan tidak cukup hanya kognitif, tetapi harus membentuk karakter. Program ini menjadi fondasi penting dalam menyiapkan generasi yang tangguh dan berintegritas.”Jelas Ridwan yang juga merupakan pakar Pendidikan alumnus dari Amerika dan Australia.

Iksan K. Sahri juga mengapresiasi pendekatan pembelajaran yang lebih mendalam. “Implementasi deep learning yang didorong Kemdikdasmen adalah arah yang tepat. Pembelajaran harus bermakna, kontekstual, dan mendorong daya pikir kritis siswa. Ditambah dengan program seperti Beasiswa ADEM, kita melihat adanya keseriusan dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan merata,” ujar Iksan yang juga merupakan peneliti dan penulis buku.

Peserta seminar menilai bahwa berbagai program tersebut merupakan langkah konkret dan tepat sasaran dalam memperkuat fondasi pendidikan nasional. Diskusi juga menegaskan bahwa transformasi pendidikan tidak hanya membutuhkan kebijakan yang tepat, tetapi juga kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif perguruan tinggi sebagai pusat pemikiran dan inovasi.

Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama untuk terus mendukung kebijakan pendidikan yang berorientasi pada kualitas, pemerataan, dan keberlanjutan. UIN Sunan Ampel Surabaya melalui kegiatan ini menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berperan aktif dalam mendorong kemajuan pendidikan Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 FTIK UIN Sunan Ampel Surabaya ini dihadiri lebih dari 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi pendidikan, serta masyarakat umum.

Dengan semangat Hari Pendidikan Nasional, seminar ini diharapkan menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20