Program MBG Mendunia, Prabowo Targetkan Puluhan Ribu Koperasi Desa Serap Tenaga Kerja

- Pewarta

Kamis, 30 April 2026 - 12:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terassenayan.com, Cilacap, Jawa Tengah — Prabowo Subianto menegaskan keberhasilan sejumlah program prioritas pemerintah yang dinilai semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Dua di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dalam sambutannya pada acara groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Rabu (29/04/2026), Presiden mengungkapkan bahwa program MBG kini mulai menarik perhatian dunia internasional. Bahkan, sejumlah negara disebut menjadikan Indonesia sebagai rujukan dalam pelaksanaan program tersebut.

“Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Di mana ada negara bisa memberi makan lebih dari 60 juta orang lima kali seminggu, termasuk ibu hamil, lansia, dan masyarakat rentan,” ujar Presiden.

Menurutnya, meskipun masih terdapat berbagai kekurangan, pemerintah berkomitmen untuk terus menyempurnakan dan melanjutkan program MBG hingga berjalan optimal. Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan efek ekonomi bagi sektor pertanian dan perikanan.

Presiden menjelaskan bahwa MBG telah membuka jaminan pasar bagi petani dan nelayan. Hasil panen yang sebelumnya kerap tidak terserap pasar kini dapat dimanfaatkan secara maksimal melalui program tersebut.

“Dulu banyak hasil panen tidak terbeli, harga jatuh karena permainan tengkulak. Sekarang kita ubah. Hampir semua petani dan nelayan punya kepastian pasar. Apa yang mereka hasilkan akan diserap oleh bangsa sendiri,” tegasnya.

Selain MBG, Presiden juga menyoroti percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Dalam waktu dekat, pemerintah berencana meresmikan seribu koperasi, dengan target ambisius mencapai 25 hingga 30 ribu unit dalam satu tahun ke depan.

Berbeda dengan konsep lama, koperasi yang dikembangkan pemerintah bersifat fisik dan terintegrasi. Fasilitas yang disiapkan meliputi gudang penyimpanan, cold storage, gerai distribusi, hingga kendaraan operasional dan alat pengering hasil pertanian.

“Koperasi ini bukan sekadar konsep di atas kertas. Ini koperasi nyata dengan infrastruktur lengkap yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelas Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menilai KDKMP memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja dalam jumlah signifikan. Program ini sekaligus menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengembalikan kekuatan ekonomi kepada rakyat melalui sistem yang lebih adil dan berkelanjutan.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di pihak rakyat Indonesia,” pungkas Presiden.

Melalui sinergi antara program MBG dan penguatan koperasi desa, pemerintah mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi yang berpijak pada kekuatan rakyat—dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk kesejahteraan rakyat.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20