Swasembada Bukti Nyata Kinerja Presiden Prabowo, Dony Oskaria: Bulog Saja Sampai Kekurangan Gudang

- Pewarta

Rabu, 22 April 2026 - 05:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terassenayan.com, Jakarta – Kepala BP BUMN Dony Oskaria menegaskan ketahanan pangan bukan sekadar wacana melainkan bukti nyata. Dia menyoroti adanya kalangan yang masih mencoba meragukan swasembada pangan. Padahal implementasinya sudah berjalan nyata dan dijalankan langsung oleh BUMN di sektor pangan.

“Banyak yang menyatakan bahwa swasembada itu bohong. Yang mengatakan bohong itu mungkin halusinasi. Bulog Itu kan adanya di tempat saya, dan barangnya (terkait swasembada beras) benar ada. Hari ini saya bahkan harus inject Bulog Rp 39 triliun lagi karena mesti membeli panennya masyarakat,” tegas Dony dalam cuplikan video sambutannya di acara Pertamina, pekan ini.

Menurut Dony, peningkatan masif produksi beras nasional terbukti nyata dengan semakin terbatasnya kapasitas penyimpanan. “Kita (Bulog) masih membangun gudang hari ini. Bahkan kita kekurangan gudang. Saat ini kita menyewa gudang,” lanjutnya.

Dony menjelaskan bahwa Pemerintah meyakini kedaulatan sebuah negara sangat ditentukan oleh kemampuannya untuk berdiri sendiri, terutama di sektor pangan. “Keyakinan kita bahwa sebuah negara yang berdaulat itu adalah negara yang memiliki kemampuan untuk berdiri sendiri terutama sekali di bidang pangan,” ujar Dony.

Dony menjelaskan bahwa swasembada pangan adalah sebuah proses kerja yang dilakukan kementerian dan lembaga di bawah arahan langsung Presiden Prabowo. Sejumlah kementerian teknis seperti Kementerian Pertanian maupun BUMN sektor pangan bersinergi menjalankan sejumlah program konkret. Salah satunya adalah pencetakan sawah baru di berbagai wilayah.

Selain itu, kata Dony, pemerintah juga melakukan perbaikan sistem irigasi, menurunkan harga pupuk melalui perubahan model bisnis dan distribusi, serta memastikan keberlanjutan lahan pertanian dengan membatasi alih fungsi lahan. Dony menyebut langkah-langkah tersebut sebagai bagian dari strategi besar untuk menjaga ketersediaan pangan jangka panjang sekaligus melindungi generasi mendatang.

Lebih jauh, Dony menegaskan bahwa seluruh kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih fundamental dan merata. Ketahanan pangan menjadi salah satu pilar utama untuk memastikan pembangunan tidak hanya tumbuh secara angka, tetapi benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya petani sebagai pelaku utama di sektor tersebut.

Ia menekankan bahwa pemahaman terhadap dasar berpikir kebijakan sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman di ruang publik. Menurutnya, jika masyarakat memahami tujuan besar dari program ketahanan pangan, maka akan terlihat bahwa kebijakan tersebut dirancang untuk memperkuat kedaulatan bangsa sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20