Kejagung serahkan Rp1,02 triliun hasil pemulihan aset kepada Kemenkeu

- Pewarta

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAkarta,- Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui Badan Pemulihan Aset (BPA) menyerahkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Penyerahan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Gedung Badan Pemulihan Aset, Jakarta Selatan, Senin.

Jaksa Agung menjelaskan dana tersebut berasal dari hasil lelang BPA Fair yang digelar pada 18-21 Mei 2026 serta pemulihan aset milik terpidana Eddy Tansil.

Ia merinci hasil lelang BPA Fair mencapai Rp978 miliar.

Sementara itu, pemulihan aset dari Eddy Tansil melalui skema penyerahan aset secara sukarela (voluntary asset) mencakup uang tunai Rp51 miliar serta 20 bidang tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp30 miliar.

Dengan demikian, total nilai aset yang diserahkan kepada negara mencapai Rp1,029 triliun.

“Angka tersebut merupakan hasil kerja panjang dari BPA,” kata Burhanuddin.

Menurut dia, penyerahan tersebut menjadi bukti transparansi dan akuntabilitas Kejaksaan dalam mengelola serta memulihkan aset yang telah dirampas negara.

“Masyarakat memberikan kepercayaan kepada kami dan hasil kerja itu kami tunjukkan secara terbuka melalui penyerahan kepada Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Kementerian Keuangan akan mengelola dana hasil pemulihan aset tersebut secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab.

“Ketika aset dipulihkan dan dikelola dengan baik, keuangan negara semakin kuat dan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik,” katanya.

 

Berita Terkait

Rupiah melemah seiring pernyataan “hawkish” dari The Fed
IHSG melemah dipicu kombinasi sentimen domestik dan global
Pengamat Ekonomi: ekspor satu pintu SDA upaya menata pasar atau mengendalikan pasar?
PIHPS: Harga cabai rawit Rp75.650/kg, telur ayam Rp30.400/kg
Demi Jaga Stabilitas Prabowo Diminta Kurangi Pidato Politik terkait Ekonomi , Ini Kata Pengamat
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Dinilai Sarat Tekanan Fiskal dan Risiko Struktural
IHSG berpotensi volatil didorong sentimen domestik dan global
Intip Harga emas Antam hari ini meroket

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:03

Reformasi Tata Kelola Tambang dalam Perspektif IRT

Senin, 6 April 2026 - 12:04

KESEMPATAN KEDUA INDONESIA

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:46

PNBP Melampaui Target, Tax Ratio 9,31%: Alarm Keras untuk Transformasi Fiskal 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:20

Optimisme, Kredibilitas, dan Batas Rasional Komunikasi Kebijakan Ekonomi

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:04

Baterai Karawang: Fondasi Kedaulatan Energi Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:13

Indonesia Butuh Demokrasi yang Bekerja, Bukan Sekadar Memilih

Senin, 19 Januari 2026 - 05:48

Koalisi, Produktivitas, dan Jalan Keluar dari Middle-Income Trap

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:40

Ekonomi Pesantren sebagai Proyek Strategis Nasional

Berita Terbaru