Kabupaten Tangerang — DPRD Kabupaten Tangerang terus mengupayakan penanganan banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Sukamulya dan Balaraja. Melalui rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar bersama dinas terkait, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta pengembang perumahan, DPRD mendorong adanya langkah konkret yang dapat segera direalisasikan.
Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Thonthowi Jauhari, menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa dibiarkan berlarut tanpa solusi yang jelas. Menurutnya, forum RDP tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah antarinstansi agar penanganan banjir berjalan lebih terarah dan efektif.
Dalam pembahasan tersebut, sejumlah pihak, termasuk developer perumahan, menyampaikan komitmennya untuk turut berperan dalam penanganan banjir. Salah satu langkah yang diusulkan adalah normalisasi sungai sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran air. Namun, pelaksanaannya masih membutuhkan koordinasi lebih lanjut dengan BBWS terkait aspek teknis dan perizinan.
DPRD juga menilai pentingnya perbaikan koordinasi antarinstansi yang selama ini dinilai belum optimal. Thonthowi berharap komunikasi antara pihak terkait dapat berjalan lebih intensif, sehingga setiap rencana yang telah disepakati tidak terhambat dalam pelaksanaannya.
Selain itu, persoalan tata ruang menjadi perhatian serius dalam rapat tersebut. DPRD menekankan agar setiap pembangunan perumahan tetap memperhatikan aspek lingkungan, khususnya terkait pengendalian banjir. Pengembang diharapkan menjalankan kewajiban yang telah ditetapkan dalam izin pembangunan.
Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, muncul pula wacana pembangunan embung yang direncanakan melalui kontribusi lahan dari para pengembang. Embung tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai penampungan air sekaligus mendukung kebutuhan pertanian di wilayah sekitar.
Meski demikian, rencana tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut, termasuk penentuan lokasi yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
DPRD Kabupaten Tangerang berharap seluruh pihak dapat berkomitmen menjalankan perannya masing-masing, sehingga persoalan banjir yang selama ini terjadi tidak lagi menjadi masalah berulang di masa mendatang.




















