DPRD Kabupaten Tangerang Percepat Penanganan Banjir, Thonthowi Jauhari Minta Aksi Nyata

- Pewarta

Jumat, 17 April 2026 - 11:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang — DPRD Kabupaten Tangerang terus mengupayakan penanganan banjir yang selama ini menjadi persoalan di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Sukamulya dan Balaraja. Melalui rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar bersama dinas terkait, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta pengembang perumahan, DPRD mendorong adanya langkah konkret yang dapat segera direalisasikan.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Thonthowi Jauhari, menegaskan bahwa persoalan banjir tidak bisa dibiarkan berlarut tanpa solusi yang jelas. Menurutnya, forum RDP tersebut menjadi momentum untuk menyatukan langkah antarinstansi agar penanganan banjir berjalan lebih terarah dan efektif.

Dalam pembahasan tersebut, sejumlah pihak, termasuk developer perumahan, menyampaikan komitmennya untuk turut berperan dalam penanganan banjir. Salah satu langkah yang diusulkan adalah normalisasi sungai sebagai upaya meningkatkan kapasitas aliran air. Namun, pelaksanaannya masih membutuhkan koordinasi lebih lanjut dengan BBWS terkait aspek teknis dan perizinan.

DPRD juga menilai pentingnya perbaikan koordinasi antarinstansi yang selama ini dinilai belum optimal. Thonthowi berharap komunikasi antara pihak terkait dapat berjalan lebih intensif, sehingga setiap rencana yang telah disepakati tidak terhambat dalam pelaksanaannya.

Selain itu, persoalan tata ruang menjadi perhatian serius dalam rapat tersebut. DPRD menekankan agar setiap pembangunan perumahan tetap memperhatikan aspek lingkungan, khususnya terkait pengendalian banjir. Pengembang diharapkan menjalankan kewajiban yang telah ditetapkan dalam izin pembangunan.

Sebagai bagian dari solusi jangka panjang, muncul pula wacana pembangunan embung yang direncanakan melalui kontribusi lahan dari para pengembang. Embung tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai penampungan air sekaligus mendukung kebutuhan pertanian di wilayah sekitar.

Meski demikian, rencana tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut, termasuk penentuan lokasi yang tepat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.

DPRD Kabupaten Tangerang berharap seluruh pihak dapat berkomitmen menjalankan perannya masing-masing, sehingga persoalan banjir yang selama ini terjadi tidak lagi menjadi masalah berulang di masa mendatang.

Berita Terkait

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK
Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi
Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH
Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi
Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor
KPK Temukan 28 Persen indikasi Pungli di SPMN se-Indonesia, Inspektorat Bojonegoro Perketat Pengawasan
Wagub Jambi: Lima Ranperda inisiatif DPRD beri manfaat positif
Wali Kota Kupang Hadiri Peringatan HLUN 2026 Bersama Mensos RI

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:07

Budy Sugandi Dianugerahi Türkiye Alumni Awards 2026 atas Kontribusi di Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:07

Norwegia Kalahkan Irak 4-1, Haaland cetak dwigol pada debut Piala Dunia

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:04

Timwas Haji PKB Soroti Minimnya Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan Haji 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 12:42

Timwas Haji DPR RI : Transportasi Lancar, Cita Rasa Makanan Perlu Penyesuaian

Jumat, 24 April 2026 - 13:16

Iran ancam tutup Selat Bab al-Mandab jika AS perketat blokade laut

Rabu, 15 April 2026 - 12:20

Putin akan undang Prabowo kembali ke Rusia pada Mei dan Juli 2026

Senin, 13 April 2026 - 16:01

AMPHURI : Wacana “war ticket” haji perlu kajian Lagi

Senin, 13 April 2026 - 15:53

Negosiasi Gagal, Warga Arab Stres Perang AS-Iran Pecah Lagi

Berita Terbaru