JAKARTA – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Besar PMII melakukan audiensi dengan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, guna membahas penguatan peran perempuan muda dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah.
Audiensi tersebut menyoroti kontribusi kader KOPRI dalam agenda nasional, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga pengembangan kompetensi perempuan muda di bidang teknologi, sains dan inovasi.
Ketua Umum KOPRI PB PMII, Wulan Sari, menyampaikan, pertemuan ini menghasilkan sejumlah arahan langsung dari Wakil Presiden, terutama terkait posisi strategis KOPRI sebagai organisasi perempuan berbasis kampus dengan jaringan nasional yang luas.
“KOPRI hari ini memiliki kader yang tersebar di 1.670 kampus di seluruh Indonesia, yang seluruhnya merupakan mahasiswa putri. Ini menjadi potensi besar untuk berkontribusi aktif dalam agenda pembangunan nasional,” katanya, Senin (5/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, KOPRI PB PMII juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, atas komitmen dan dukungan terhadap pelaksanaan Program MBG tersebut.
Menurut Wulan, program ini melibatkan banyak perempuan, khususnya dalam pengelolaan dapur layanan MBG, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih inklusif dan afirmatif terhadap perempuan.
Sebagai bentuk kontribusi intelektual, KOPRI PB PMII turut menyerahkan Jurnal KOPRI kepada putra mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ini.
Jurnal tersebut memuat kumpulan karya tulis ilmiah kader KOPRI yang membahas Program MBG dari berbagai perspektif, mulai dari pengembangan aplikasi, sistem pengawasan, hingga hasil riset lapangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Jurnal ini merupakan kontribusi intelektual kader KOPRI untuk mendukung sekaligus mengawal program pemerintah secara berbasis riset dan data,” jelasnya.




















