Bojonegoro – Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Komisi C, Suprapto, melaksanakan kegiatan Reses I Tahun 2026 di wilayah Desa Deling, Kecamatan Sekar, tepatnya bertempat di kawasan wisata Negeri Atas Angin, Rabu, (04/02/2026).
Kegiatan reses tersebut menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus menjalin komunikasi antara wakil rakyat dengan unsur pemerintahan, aparat keamanan, serta tokoh masyarakat di wilayah Kecamatan Sekar.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sekar, Kapolsek Sekar, Danramil Sekar, para kepala desa se-Kecamatan Sekar, pengurus PAC dan ranting Partai Gerindra, serta berbagai tokoh masyarakat yang turut menyampaikan pandangan dan kebutuhan pembangunan di daerahnya.
Dalam sambutannya, Suprapto menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari kewajiban konstitusional anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat guna mendengar, mencatat, dan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan agar dapat ditindaklanjuti melalui jalur perencanaan dan penganggaran daerah.
“Reses ini bukan sekadar formalitas, tetapi momentum penting untuk memastikan aspirasi masyarakat Kecamatan Sekar benar-benar sampai dan diperjuangkan di tingkat legislatif,” ujar Suprapto.
Fokus Pengembangan Potensi Wisata dan Infrastruktur
Dalam sesi dialog terbuka, masyarakat dan para pemangku kepentingan menyampaikan sejumlah aspirasi utama. Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah pengembangan potensi alam dan wisata di Kecamatan Sekar. Warga berharap potensi wisata yang ada, termasuk kawasan Negeri Atas Angin, mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah agar mampu menarik pengunjung baik dari dalam maupun luar daerah.
Pengembangan wisata dinilai strategis tidak hanya untuk meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, seperti UMKM, jasa transportasi, dan sektor pendukung lainnya.
Selain sektor wisata, pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan juga menjadi aspirasi yang banyak disuarakan. Kondisi sejumlah jalan lingkungan dinilai masih memerlukan perhatian, terutama untuk menunjang mobilitas warga, akses pendidikan, dan distribusi hasil pertanian.
Perhatian pada Sarana Pendidikan dan Keagamaan
Aspirasi lainnya yang tak kalah penting adalah pembangunan dan perbaikan gedung sekolah, mulai dari SD, MI, PAUD, TK, hingga RA. Beberapa fasilitas pendidikan di Kecamatan Sekar disebut masih memiliki ruang belajar dan bangunan yang kurang layak pakai, sehingga membutuhkan renovasi maupun pembangunan baru demi menunjang proses belajar mengajar yang aman dan nyaman.
Di bidang keagamaan, masyarakat juga mengusulkan pembangunan serta perbaikan mushola dan masjid. Sarana ibadah dinilai sebagai pusat aktivitas sosial dan spiritual masyarakat, sehingga keberadaannya perlu mendapat perhatian seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan jamaah.
Komitmen Perjuangan Aspirasi
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Suprapto menyatakan akan menginventarisasi seluruh aspirasi yang masuk untuk kemudian dibahas bersama Komisi C dan pihak terkait di DPRD Kabupaten Bojonegoro. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten agar program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Semua usulan akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan serta skala prioritas. Harapannya, pembangunan di Kecamatan Sekar bisa lebih merata dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kegiatan reses ditutup dengan dialog interaktif dan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat. Reses ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat pembangunan di Kecamatan Sekar, baik dari sisi infrastruktur, pendidikan, pariwisata, maupun kehidupan sosial keagamaan.
Editor : Jalal




















