Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

- Pewarta

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia), Chamad Hojin

Direktur Eksekutif Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia), Chamad Hojin

Terassenayan.com, Jakarta — Direktur Eksekutif Pusat Polling Indonesia (Puspoll Indonesia), Chamad Hojin, menilai pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa pesan optimisme yang kuat di tengah situasi ekonomi global yang masih penuh tekanan dan ketidakpastian.

Menurut Hojin, substansi pidato Presiden tidak hanya berbicara soal target-target makro seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan fiskal negara, tetapi juga menunjukkan arah pembangunan yang ingin memastikan pertumbuhan itu benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pidato Presiden Prabowo di DPR membawa optimisme yang serius. Ada target pertumbuhan, penurunan kemiskinan dan pengangguran, juga komitmen menjaga rasio gini agar ketimpangan tidak semakin melebar. Artinya, pemerintah sedang mencoba merumuskan agenda pembangunan yang bukan hanya mengejar angka, tapi juga memikirkan siapa yang benar-benar merasakan hasil dari pertumbuhan itu,” ujar Chamad Hojin saat dihubungi media usai pidato pengantar RAPBN Presiden di Gedung DPR.

Ia juga menilai kehadiran langsung Presiden dalam forum paripurna memiliki makna politik yang penting. Dalam situasi ekonomi yang sensitif, komunikasi langsung kepala negara dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik dan stabilitas nasional.

“Dalam politik, kehadiran itu sendiri adalah bahasa. Ketika seorang presiden memilih hadir langsung di forum yang sebenarnya bisa saja diwakilkan, itu mengirim pesan bahwa persoalan ini penting dan dia bersedia bertanggung jawab langsung di depan publik,” lanjutnya.

Menurut Hojin, pesan tersebut menjadi relevan di tengah kondisi rupiah yang sempat mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir, ditambah situasi pasar global yang masih bergerak fluktuatif.

“Sinyal seperti ini penting. Di tengah pasar yang sensitif dan publik yang mudah cemas, ada momen ketika kepala negara memang perlu bicara sendiri. Bukan untuk mengambil alih semua urusan, tetapi untuk memberi arah dan memastikan bahwa negara tetap berjalan dengan kendali yang jelas,” katanya.

Puspoll juga melihat langkah Presiden hadir langsung di DPR sebagai upaya memperkuat hubungan kerja antara pemerintah dan legislatif sejak awal pembahasan RAPBN. Menurut Hojin, komunikasi politik yang terbuka akan membantu menjaga stabilitas sekaligus memperkuat legitimasi kebijakan ekonomi pemerintah.

Selain itu, penekanan Presiden terhadap ekonomi kerakyatan dan kebijakan fiskal yang berkelanjutan dinilai menunjukkan bahwa pemerintah ingin menjaga keseimbangan antara disiplin anggaran dan kebutuhan sosial masyarakat.

“Pasar membutuhkan kepastian, masyarakat membutuhkan rasa aman, dan politik membutuhkan arah. Saya kira pidato Presiden hari ini mencoba menjawab ketiganya sekaligus,” tutup Chamad Hojin.

Berita Terkait

Solusi Baitullah Indonesia Soroti Pentingnya Perlindungan Jemaah dan Penataan Pemasaran Umrah
Hanan A. Rozak Apresiasi Arah Kebijakan Pertanian Dua Tahun Pemerintahan Prabowo – Gibran: Capaian Baik Harus Diikuti Kesejahteraan Petani
TNI akan tindak lanjuti informasi KPK soal dua prajurit terlibat kasus BNPB
DCW Desak KPK Usut Dugaan Jual Beli Jabatan dan Pengaturan Proyek di Kabupaten Demak
KPK panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai sebagai saksi
DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
DPR Setujui Komjen Suyudi Jadi Kapolri, Dilantik Siang Ini
Komisi II DPR RI Dukung Ombudsman Awasi Kasus Lapas Cibinong

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:09

KPK sita dokumen dan uang usai geledah Dinkes PPKB Kota Madiun

Selasa, 22 September 2026 - 11:00

Chusnunia : Pelajaran Bolosego, Berantas Pungli untuk Kemajuan UMKM dan Pariwisata

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:21

Helikopter Basarnas Evakuasi Korban Gempa NTT

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:58

Inspektorat Situbondo tindak lanjut temuan BPK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40

Pemerintah masih negosiasi peroleh pembayaran karbon untuk Jambi

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:44

Polres Mukomuko tetapkan dua tersangka korupsi pembangunan RTH

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:36

Gubernur Sulteng kunjungi lokasi terdampak gempa bumi di Sigi

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:02

Endang Setyawati Thohari Salurkan Ratusan Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Sejumlah Wilayah Kota Bogor

Berita Terbaru

Opini

Perubahan Diri dalam Lensa IRT

Selasa, 27 Okt 2026 - 16:20