Ketum FORSIMEMA, “Integritas” Tanpa di Kawal Publikasi Media, Hasilnya Nonsen

- Pewarta

Minggu, 19 April 2026 - 16:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terassenayan.com, Jakarta – Pernyataan Ketum FORSIMEMA kali ini sangat tajam dan menyentuh esensi fundamental dalam tata kelola institusi serta pengawasan publik.Kerjasama,Pro aktif juga saling adanya pengertian dari pemangku kebijakan guna mengawal ” Integritas ” di institusi hukum MA dan Peradilan adalah wujud capain kepuasan Publik pencari keadilan.

Integritas yang tidak dipublikasikan—atau tidak memiliki saluran untuk diawasi oleh publik—memang berisiko tinggi menjadi sekadar slogan kosong.

​Berikut ini adalah bedah perspektif mengapa sinergi antara integritas dan transparansi media menjadi krusial:

​1. Integritas Tanpa Publikasi adalah Klaim Sepihak

​Integritas adalah nilai yang bersifat internal. Tanpa eksposur, integritas hanya ada di dalam ruang tertutup institusi tersebut. Media berperan mengubah klaim internal menjadi fakta publik.

* ​Tanpa Media: Institusi dapat mengklaim integritas tanpa pembuktian nyata.

* ​Dengan Media: Integritas diuji melalui narasi, data, dan investigasi yang dapat diverifikasi oleh masyarakat luas. Publikasi memberikan ruang bagi masyarakat untuk menilai, “Apakah integritas ini nyata, atau hanya performatif?”

​2. Media sebagai “Penjaga” Kepercayaan Publik

​Publikasi media berfungsi sebagai check and balance. Ketika sebuah institusi mengusung nilai integritas, media adalah cermin yang memastikan apakah tindakan di lapangan sejalan dengan nilai tersebut.

​”Publikasi bukan sekadar pemberitaan, melainkan mekanisme akuntabilitas yang memastikan bahwa setiap tindakan institusional dapat dipertanggungjawabkan di hadapan publik.”

​3. Mengapa “Nonsen” adalah Istilah yang Tepat

​Istilah “nonsen” (omong kosong) menjadi relevan karena tanpa pengawasan media, integritas kehilangan daya ikatnya. Tanpa sorotan publik:

* ​Impunitas merajalela: Pelanggaran integritas tersembunyi dari pengawasan.

* ​Ketidakpercayaan menguat: Masyarakat tidak akan percaya pada sistem yang tertutup, meskipun sistem tersebut mengklaim dirinya bersih.

* Ruang Partisipasi Tertutup: Tanpa informasi yang disebarkan media, publik kehilangan kemampuan untuk memberikan masukan atau kritik yang konstruktif.

​Media sebagai Katalisator Perubahan

​Dalam konteks institusi besar, seperti lembaga yudisial, media bukan hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi sebagai mitra strategis untuk memperkuat sistem.

​Ketika media mengawal integritas, ia memaksa institusi untuk tetap berada di jalur yang benar karena sadar bahwa “mata publik” selalu terbuka.

Sebaliknya, ketika media abai atau “dijinakkan”, maka integritas hanya menjadi jargon yang tidak memiliki dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

​Pernyataan Syamsul Bahri Ketum FORSIMEMA adalah pengingat penting bagi peran media sebagai pilar keempat demokrasi.

Tanpa media yang kritis dan independen, integritas hanyalah topeng yang menutupi realitas di baliknya.

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih
Pemred Award 2026 Anugerahkan Gavriel Novanto sebagai Tokoh Muda Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Bantu Membangun Sejumlah Fasilitas Penunjang di Desa Wisata Kiarasari ‎
Nobar PKB Meriah! Cak Imin Prediksi Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026
MKD DPR RI Perkuat Sinergi dengan Polri untuk Pengawasan Etik Anggota DPR RI
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
DPR RI Dorong Percepatan Perluasan BPJS Ketenagakerjaan Wajib Menyentuh Pekerja Non-Formal, Desa, dan Guru Ngaji
Kekeringan Meluas, Komisi V Minta Pemda Antisipasi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:07

Budy Sugandi Dianugerahi Türkiye Alumni Awards 2026 atas Kontribusi di Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:07

Norwegia Kalahkan Irak 4-1, Haaland cetak dwigol pada debut Piala Dunia

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:04

Timwas Haji PKB Soroti Minimnya Tenaga Kesehatan dalam Pelaksanaan Haji 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 12:42

Timwas Haji DPR RI : Transportasi Lancar, Cita Rasa Makanan Perlu Penyesuaian

Jumat, 24 April 2026 - 13:16

Iran ancam tutup Selat Bab al-Mandab jika AS perketat blokade laut

Rabu, 15 April 2026 - 12:20

Putin akan undang Prabowo kembali ke Rusia pada Mei dan Juli 2026

Senin, 13 April 2026 - 16:01

AMPHURI : Wacana “war ticket” haji perlu kajian Lagi

Senin, 13 April 2026 - 15:53

Negosiasi Gagal, Warga Arab Stres Perang AS-Iran Pecah Lagi

Berita Terbaru