Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Ahmad Irawan Ajak Warga Jiwai Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan di Bulan Ramadhan untuk Perkuat Pancasila

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026 - 10:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Fraksi Partai GOLKAR, Ahmad Irawan, S.H., M.H. , menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang bertempat di Aula Wisata Lembah Dali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Minggu, 15 Maret 2026.
Mengusung tema “Pilar Pancasila: Menjiwai Nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan di Bulan Ramadhan” , kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman masyarakat tentang nilai-nilai luhur Pancasila, khususnya sila pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa) dan sila kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab), yang sangat relevan dengan suasana ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Ahmad Irawan menegaskan bahwa bulan Ramadhan adalah sekolah spiritual yang mengajarkan pengendalian diri, empati, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai ini sejatinya merupakan cerminan dari Pancasila itu sendiri.
“Pancasila tidak bisa dipisahkan dari kehidupan beragama dan kemanusiaan. Di bulan Ramadhan, umat Islam berpuasa untuk meningkatkan ketakwaan (nilai Ketuhanan), sekaligus didorong untuk berbagi kepada sesama yang membutuhkan (nilai Kemanusiaan). Inilah bukti bahwa Pancasila hidup dalam keseharian kita, bukan sekadar hafalan,” ujar Ahmad Irawan di hadapan 150 peserta yang memenuhi Aula Wisata Lembah Dali.
Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh agama, tokoh pemuda, perangkat desa se-Kecamatan Lawang, serta masyarakat umum. Dalam pemaparannya, Ahmad Irawan menjelaskan secara rinci hubungan antara ibadah Ramadhan dengan nilai-nilai Pancasila, di antaranya:
1. Sila Pertama (Ketuhanan) : Puasa memperkuat hubungan vertikal manusia dengan Tuhan, yang menjadi fondasi moral bagi sila-sila lainnya.
2. Sila Kedua (Kemanusiaan) : Rasa lapar dan haus selama berpuasa menumbuhkan kepekaan terhadap penderitaan orang lain, mendorong perilaku adil dan beradab.
Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya tiga pilar lainnya (UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) sebagai penopang utama kehidupan berbangsa yang harmonis.
“Kecamatan Lawang dikenal sebagai wilayah yang plural. Mari kita jadikan Ramadhan ini sebagai momentum untuk semakin memperkuat persaudaraan antarkeluarga, antartetangga, antaragama, dan antargolongan. Jangan sampai perbedaan kecil dijadikan alasan untuk saling menjatuhkan,” tegas politisi muda Partai GOLKAR itu.
Salah satu peserta, Syamsuddin, tokoh agama dari Desa Lawang, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan ini sangat baik. Saya sebagai pengasuh pondok pesantren akan menyampaikan kembali materi ini kepada santri-santri saya. Pancasila dan agama tidak pernah bertentangan, justru saling menguatkan,” ujarnya.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif, dilanjutkan dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sebagai wujud nyata kepedulian sosial di bulan Ramadhan.

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih
Pemred Award 2026 Anugerahkan Gavriel Novanto sebagai Tokoh Muda Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Bantu Membangun Sejumlah Fasilitas Penunjang di Desa Wisata Kiarasari ‎
Nobar PKB Meriah! Cak Imin Prediksi Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026
MKD DPR RI Perkuat Sinergi dengan Polri untuk Pengawasan Etik Anggota DPR RI
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
DPR RI Dorong Percepatan Perluasan BPJS Ketenagakerjaan Wajib Menyentuh Pekerja Non-Formal, Desa, dan Guru Ngaji
Kekeringan Meluas, Komisi V Minta Pemda Antisipasi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:35

Mengapa Fisika Menjadi Alat Bedah Perjalanan Bahlil Lahadalia?

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:49

Pembangunan Sekolah Rakyat: Upaya Presiden Prabowo Melakukan Pemerataan Sekolah Unggulan di Semua Daerah Demi Memperkuat Daya Saing dan Kecerdasan Anak Desa

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:27

Strategi Akselerasi Gas Bumi: Kompas Kemandirian Energi dan Pilar Pertumbuhan Ekonomi Era Prabowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:03

Reformasi Tata Kelola Tambang dalam Perspektif IRT

Senin, 6 April 2026 - 12:04

KESEMPATAN KEDUA INDONESIA

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:46

PNBP Melampaui Target, Tax Ratio 9,31%: Alarm Keras untuk Transformasi Fiskal 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:20

Optimisme, Kredibilitas, dan Batas Rasional Komunikasi Kebijakan Ekonomi

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:04

Baterai Karawang: Fondasi Kedaulatan Energi Nasional

Berita Terbaru