Anggota MPR RI Ahmad Irawan, S.H., M.H. Ajak Warga Sumber Agung Rawat Perbedaan di Bulan Ramadhan

- Pewarta

Senin, 16 Maret 2026 - 10:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari Fraksi Partai GOLKAR, Ahmad Irawan, S.H., M.H. , menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Sumber Agung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Mengusung tema “Pilar Bhinneka Tunggal Ika: Ramadhan, Merayakan Perbedaan, Menebar Kedamaian”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat beragama di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan.
Dalam sambutannya, Ahmad Irawan menekankan bahwa Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya semboyan di buku teks, tetapi merupakan pedoman hidup berbangsa yang harus diimplementasikan dalam keseharian.
“Bulan Ramadhan adalah momentum tepat untuk merayakan perbedaan. Umat Muslim menjalankan ibadah puasa, sementara saudara-saudara kita yang berbeda keyakinan tetap beraktivitas dengan saling menghormati. Inilah wujud nyata Bhinneka Tunggal Ika. Mari kita tebarkan kedamaian, bukan permusuhan, di desa kita tercinta, Sumber Agung,” ujar Ahmad Irawan di hadapan puluhan warga yang hadir di balai desa.
Kegiatan yang berlangsung dari sore hari, disela buka puasa dan dilanjutkan hingga pukul 20.00 WIB itu dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga lintas generasi. Dalam sesi dialog interaktif, Ahmad Irawan menjelaskan secara komprehensif tentang Empat Pilar MPR RI, yaitu:
1. Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa,
2. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara,
3. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara yang mutlak,
4. Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu.
Lebih lanjut, politisi muda Partai GOLKAR itu mengingatkan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, potensi perpecahan sering kali muncul. Oleh karena itu, nilai-nilai Ramadhan seperti empati, kesabaran, dan pengendalian diri harus menjadi benteng bagi masyarakat Sumber Agung agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.
“Perbedaan itu sunnatullah, tapi jangan sampai merusak tali persaudaraan kita. Mari jadikan Ramadhan ini sebagai wahana untuk menebarkan kebaikan dan memperkuat ukhuwah, baik ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, maupun ukhuwah insaniyah,” tambahnya.
Salah satu warga yang hadir, Mariono mengaku senang dengan adanya sosialisasi ini. “Kami jadi lebih paham bahwa berbeda itu tidak masalah asalkan tetap rukun. Apalagi di bulan puasa, ilmu ini sangat berguna untuk mengajari anak-anak kami di rumah,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan pembagian bingkisan Ramadhan kepada warga sebagai bentuk berbagi di bulan suci Ramadhan.

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, Komut PLN Energi Gas Saiful Chaniago Ajak Seluruh Rakyat Kibarkan Merah Putih
Pemred Award 2026 Anugerahkan Gavriel Novanto sebagai Tokoh Muda Terbaik Bidang Komunikasi dan Informasi Publik
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Bantu Membangun Sejumlah Fasilitas Penunjang di Desa Wisata Kiarasari ‎
Nobar PKB Meriah! Cak Imin Prediksi Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026
MKD DPR RI Perkuat Sinergi dengan Polri untuk Pengawasan Etik Anggota DPR RI
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
DPR RI Dorong Percepatan Perluasan BPJS Ketenagakerjaan Wajib Menyentuh Pekerja Non-Formal, Desa, dan Guru Ngaji
Kekeringan Meluas, Komisi V Minta Pemda Antisipasi Krisis Air Bersih

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 13:35

Mengapa Fisika Menjadi Alat Bedah Perjalanan Bahlil Lahadalia?

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:49

Pembangunan Sekolah Rakyat: Upaya Presiden Prabowo Melakukan Pemerataan Sekolah Unggulan di Semua Daerah Demi Memperkuat Daya Saing dan Kecerdasan Anak Desa

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:27

Strategi Akselerasi Gas Bumi: Kompas Kemandirian Energi dan Pilar Pertumbuhan Ekonomi Era Prabowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:03

Reformasi Tata Kelola Tambang dalam Perspektif IRT

Senin, 6 April 2026 - 12:04

KESEMPATAN KEDUA INDONESIA

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:46

PNBP Melampaui Target, Tax Ratio 9,31%: Alarm Keras untuk Transformasi Fiskal 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:20

Optimisme, Kredibilitas, dan Batas Rasional Komunikasi Kebijakan Ekonomi

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:04

Baterai Karawang: Fondasi Kedaulatan Energi Nasional

Berita Terbaru